Presiden Jokowi Teken Inpres dan Keppres Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat

JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meneken Instruksi Presiden (Inpres) terkait percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat. Dalam Inpres tersebut Jokowi menginstruksikan seluruh jajaran menterinya, TNI, Polri, Jaksa Agung, BIN, Pemda Papua dan Papua Barat agar melakukan terobosan dan bersinergi untuk mempercepat pembangunan kesejahteraan wilayah tersebut.

Kemudian untuk melakukan terobosan tersebut, Jokowi memerintahkan agar jajarannya melakukan langkah-langkah strategi. Yaitu melakukan pendekatan tata kelola pemerintahan yang baik, terbuka, dan partisipatif yang didukung oleh sistem pemerintah berbasis elektronik (SPBE) dan kebijakan yang berbasis data dan informasi.

“Pendekatan pembangunan Papua dari perspektif sosial budaya, wilayah adat, dan zona ekologis dalam rangka pembangunan berkelanjutan, dan fokus pada Orang Asli Papua (OAP),” tertulis dalam Inpres tersebut.

Jokowi juga meminta agar melaksanakan program pembangunan distrik dan kampung di wilayah terpencil, tertinggal, pedalaman, pulau-pulau kecil, perbatasan negara hingga pegunungan yang sulit dijangkau.

“Penerapan pendekatan dialog dengan semua komponen masyarakat, organisasi kemasyarakat dan lembaga penyelenggara pemerintah daerah. Pendampingan dan peningkatan terhadap aparatur pemerintah daerah dan pelibatan peran serta masyarakat,” dalam rincian strategi untuk mendukung percepatan pembangunan wilayah Papua.

Kemudian Jokowi juga meminta agar para jajaran menterinya menetapkan desain baru dan rencana aksi untuk percepatan Papua dan Papua Barat yaitu dengan memfokuskan lima kerangka baru untuk Papua (The New Framework for Papua). Lima kerangka tersebut yaitu percepatan pembangunan SDM, transformasi dan pembangunan ekonomi yang berkualitas dan berkeadilan, percepatan pembangunan infrastruktur untuk mendukung pelayanan publik, peningkatan dan pelestarian kualitas lingkungan hidup, hingga reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintah yang baik.

 

 

Sumber: Merdeka.com